A Comparative Analysis Of Income Sweet Corn Farming And Pilled Corn Business In South Singkawang District

Main Article Content

nurazura nurazura
Novira Kusrini
Anita Suharyani

Abstract

Corn has an important role for the national economy not only in rural areas but also in urban areas. The choice of location for sweet corn farming and shelled corn farming can also differentiate the income that farmers will get in South Singkawang District. Therefore, this research aims to determine and compare the average income from sweet corn farming and shelled corn farming in South Singkawang District during one planting season (MT). This research method uses quantitative descriptive methods and data is obtained using a questionnaire. Sampling was carried out by purposive sampling (intentionally) then determining the sample using the proportional random sampling method. The number of samples used in sweet corn farming and shelled corn farming was 80 farmers, consisting of 41 sweet corn farmers and 39 shelled corn farmers. The results of this research show that the average production of sweet corn farming is 3,282 kg, which is greater than the production of shelled corn farming, which is 2,738 kg. The average income per hectare of sweet corn farming is Rp. 14,475,122, which is higher than the income of shelled corn farming which is only Rp. 8,746,794.

Article Details

Section
Articles

References

Ardian, R., Sudarta, W., & Rantau, I. K. (2017). Perbandingan Pendapatan Usaha Tani Cabai Rawit dengan Menggunakan Pupuk Anorganik dan Pupuk Campuran (Organik, dan Anorganik) (Studi Kasus di Subak Kudungan, Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng). Jurnal Agribisnis Dan Agrowisata (Journal of Agribusiness and Agritourism). https://doi.org/10.24843/JAA.2017.v06.i02.p07

Bagio, B., Maulana, M., Zulkarnain, Z., Hikmah, H., & Safrika, S. (2022). Analisis Perbandingan Pendapatan Petani Jagung Pada Dua Tipe Penanganan Pasca Panen Di Kecamatan Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan, 13(2). https://doi.org/10.22373/jep.v13i2.772

BPS. (2022). Badan Pusat Statistik Kota Singkawang Dalam Angka 2022.

Dahliana, A. B., Hasmidar, H., & Sunarsi, S. (2023). Analisis Perbandingan Pendapatan Usahatani Padi (Oryza Sativa L) Tanam Pindah Dan Hambur Langsung. GANEC SWARA, 17(2), 371. https://doi.org/10.35327/gara.v17i2.432

Gifelem, C. N., Kaunang, R. . , & Ruauw, E. . ,. (2016). Perbandingan Pendapatan Usahatani Jagung Manis dan Jagung Biasa di Desa Tontalete Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara. AGRI-SOSIOEKONOMI, 12(2), 41. https://doi.org/10.35791/agrsosek.12.2.2016.12238

Indrianti, M. A. (2020). Analisis pendapatan usaha tani jagung di desa Tohupo kecamatan Bongomeme kabupaten Gorontalo. Journal Socio Economics Agricultural, 15(1), 10–14.

Kasim, S. (2004). Petunjuk Menghitung Keuntungan dan Pendapatan Usahatani Fakultas Pertanian. UNLAM, Banjarbaru.

Kurniati, D., Anugriansyah, E., & Yurisinthae, E. (2022). Kelayakan Usaha Budidaya Ikan Nila “Aki Dalang” Di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau. Jurnal Borneo Akcaya, 8(2), 67–73.

Lenak, H., Tomy, J., & Nurmedika, N. (2022). Analisis Komparatif Pendapatan Usahatani Jagung Manis Dan Jagung Hibrida Di Unit Pemukiman Transmigrasi (Upt) Bulupountu Jaya Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. AGROTEKBIS: E-JURNAL ILMU PERTANIAN, 10(6), 987–996.

Lestari, F. N., Rianse, S. I., & Fyka, S. A. (2019). Analisis Perbedaan Pendapatan Usahatani Sawi Semi Organik dan Non Organik di Desa Aunupe Kecamatan Wolasi. Jurnal Ilmiah Agribisnis (Jurnal Agribisnis Dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian), 4(5), 111–115.

Mawardi, N. K., Ratri, W. S., & Widiatmi, S. (2020). Analisis Kelayakan Usahatani Padi Di Lahan Pertanian Sawah Tadah Hujan Di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Pertanian Agros, 22(2), 205–210.

Nura, H., Fajri, F., & Indra, I. (2021). Analisis Risiko Produksi Usahatani Jagung (Zea Mays L.) Di Kecamatan Trumon Timur Kabupaten Aceh Selatan. Jurnal Agrisep, 22(1), 31–43. https://doi.org/10.17969/agrisep.v22i1.20402

Nurcahya, A. R. I., Noor, T. I., & Novianty, A. (2022). Analisis Pendapatan Usahatani Jagung Pada Lahan Kering. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 9(1), 246–256.

Panjaitan, P. H., Harahap, G., & Lubis, M. M. (2020). Analisis Perbandingan Usaha Tani Benih Padi Bersertifikat dan Non Bersertifikat di Desa Pematang Johar (Studi Kasus Kabupaten Labuhan Deli Kecamatan Deli Serdang). Jurnal Agriuma, 2(2), 97–117.

Putra. (2018). Teknik Budidaya Jagung. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementrian Pertanian.

Ratag, M. M., Kapantow, G. H. M., & Manginsela, E. P. (2021). Analisis Pendapatan Usahatani Jagung Di Desa Pakuweru Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa SELATAN. AGRI-SOSIOEKONOMI, 17(3), 875–882.

Riski Utomo, Umi Barokah, & Aulia Rahmawati. (2022). Analisis Usaha Tani Budidaya Tanaman Jagung Di Desa Bocor, Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen. AGRONU: JURNAL AGROTEKNOLOGI, 1(01), 29–36. https://doi.org/10.53863/agronu.v1i01.277

Saputra, Y. S., Khaswarina, S., & Tety, E. (2018). Analisis Usahatani Jagung Pipil Program Nasional Upaya Khusus (Upsus) Di Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Jurnal Agribisnis, 19(1), 33–41. https://doi.org/10.31849/agr.v19i1.894

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Yusuf, M., Alam, M. N., & Sultan, H. (2022). Analisis Komparatif Pendapatan Usahatani Jagung Hibrida dan Jagung Komposit di Desa Labuan Topososo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. AGROTEKBIS: E-JURNAL ILMU PERTANIAN, 10(1), 211–222.

DB Error: Unknown column 'Array' in 'where clause'